Potensi Menarik Daun Pisang, Nilai Ekspor Tinggi dan Punya Banyak Manfaat

Jakarta, GPriority.com – Seperti diketahui, tanaman pisang memiliki banyak manfaat untuk kesehatan dan juga untuk kehidupan sehari-hari. Seluruh bagian tumbuhan dengan nama latin Musa paradisiaca ini memiliki nilai fungsional.

Mulai dari bonggol, batang, daun, buah hingga bunga semuanya bisa digunakan. Bahkan saat ini daun pisang telah menjadi salah satu komoditas pertanian yang diekspor ke luar negeri dengan nilai jual yang cukup mahal.

Dilansir dari akun Instagram resmi Kementerian Perdagangan, daun pisang menjadi salah satu komoditas yang dicari oleh negara Jepang. Di Negeri Sakura ini, harga selembar daun pisang berkisar 1.980 -2.280 Yen atau setara dengan Rp 278.000 hingga Rp 321.000.

Sedangkan menurut laporan lainnya, 3 lembar daun pisang di Jepang dihargai Rp 500.000 dan untuk 5 lembarnya bisa mencapai Rp 800.000. 

Di Jepang sendiri, daun pisang biasanya dimanfaatkan sebagai pembungkus alami makanan khas Jepang seperti Chimaki, yaitu sejenis makanan berbentuk kerucut yang biasa disajikan pada perayaan Hari Anak di Jepang.

Selain Jepang, daun pisang juga banyak diminati oleh warga Amerika Serikat. Di negara Paman Sam ini, daun pisang dijual dengan harga berkisar USD 13-18 atau setara dengan Rp 195.000 hingga Rp 270.000.

Potensi ekspor menjanjikan daun pisang ke negara itu terbukti dari masuknya lembaran daun pisang kering ke pasar AS untuk pertama kalinya pada April 2022 lalu. Setidaknya sekitar 20 kg daun pisang kering senilai hampir 3,5 juta rupiah diperiksa di Wilayah Kerja Kantor Pos Semarang.

Di luar negeri, daun pisang merupakan salah satu benda mewah yang sulit ditemukan. Karenanya harga jual daun pisang di luar negeri bisa sangat mahal dibandingkan di Indonesia. Selain itu, daun pisang diketahui memiliki banyak manfaat bagi kesehatan maupun kegunaan sehari-hari.

Daun pisang kering biasanya sering dimanfaatkan untuk mengobati diare, sakit tenggorokan, demam, bahan kerajinan tangan, dan pembungkus makanan. 

Berdasarkan data dari Atlas Big seperti dikutip dari Instagram Kemendag, Indonesia berada di urutan ketiga sebagai negara penghasil pisang terbesar di dunia. Ini bisa menjadi peluang ekspor yang sangat bagus bagi Indonesia.

Meski memiliki potensi menjanjikan, namun tidak semua daun pisang bisa memasuki pasar ekspor serta memiliki harga tinggi di luar negeri. Ada sejumlah kriteria yang harus dipenuhi agar daun pisang disebut berkualitas dan layak dijual.

Pertama, jenis pohon pisang yang daunnya bagus untuk diekspor adalah daun pisang raja, batu, dan kapok. Lalu pastikan kualitas daun masih bagus dan tidak sobek.

Selanjutnya, pilih daun dengan usia yang telah matang, yakni daun yang tidak terlalu tua ataupun terlalu muda. Karena daun pisang cukup panjang dan lebar serta mudah dipatahkan, maka panjang minimal daun setidaknya harus 100 cm.

Jika tertarik dengan bisnis ekspor daun pisang ke Jepang, beberapa hal berikut juga perlu diperhatikan:

Siapkan daun pisang yang berkualitas. Beberapa kriteria daun pisang yang dianggap memenuhi standar adalah seperti yang telah dijelaskan di atas.

Selanjutnya, cari customer atau importir untuk memastikan pasar, jumlah pesanan dan harga jual yang disepakati. Salah satu cara mendapatkan customer adalah dengan memposting daun pisang di marketplace asing, seperti Amazon.

Sebelum memulai proses transaksi, pastikan bisnis yang ditekuni sudah mengantongi izin usaha. Selain merupakan syarat ekspor yang harus dipenuhi, tanda izin usaha bisa membangun kepercayaan customer.

Kemudian carilah jasa pengiriman terpercaya dengan biaya yang terjangkau. Terakhir, kenali pasar yang dituju. Maksudnya ialah melakukan analisis dan riset terhadap negara yang menjadi tujuan ekspor. Dalam hal ini menganalisis karakter dan budaya Jepang. 

Daun pisang adalah tanaman yang memiliki banyak manfaat dan kegunaan yang belum diketahui oleh banyak orang. Di bidang kesehatan, daun pisang memiliki khasiat:

Meredakan sakit tenggorokan
Menurunkan suhu panas
Menjaga kesehatan rambut
Menjaga kesehatan kulit
Mencegah mimusan
Menyembuhkan luka dan iritasi pada kulit
Mengatasi penyakit gula atau diabetes melitus

Selain manfaat di bidang kesehatan, kegunaan daun pisang dalam kegiatan sehari-hari yakni:
Sebagai pembungkus makanan
Alternatif pakan hewan
Membuat masakan lebih tahan lama
Mengatasi setrikaan lengket
Media budidaya tanaman jamur merang.

Menjaga kesehatan dan meningkatkan kesuburan ikan, serta membantu pemulihan ikan yang terkena penyakit. (Vn)