Wujudkan Perencanaan yang Baik di Kutim Melalui Capacity Building

Bandung,GPriority.com-Bertempat di Kota Bandung,Pemerintah Kabupaten Kutai Timur melalui Bappeda menggelar Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) bekerjasama dengan Kemendagri dan Lembaga Pengembangan Kapasitas Pembangunan Daerah (LPKPD) menggelar Peningkatan Kapasitas (Capacity Building) Perencanaan Daerah Kabupaten Kutai Timur, bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di masing-masing perangkat daerah di lingkungan Pemkab Kutim.

Dijelaskan oleh Ketua panitia pelaksana, Marhadin acara yang digelar selama selama 5 hari hari (12-15 September) bertujuan untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) dibidang program Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim).

” Kegiatan Capacity Building tersebut diselenggarakan untuk mewujudkan perencanaan yang lebih baik serta mewujudkan amanat dari Peraturan Mendagri nomor 90 tahun 2019 tentang sistem informasi perencanaan daerah. Kabupaten Kutai Timur tertantang untuk mewujudkan suatu APBD yang lebih berkualitas yang di mulai dengan proses perencanaan dan penganggaran yang terintegrasi,” jelas pria yang juga menjabat sebagai Kepala Bidang Pengkajian Perencanaan dan Pelaporan Bappeda Kabupaten Kutim.

Berbekal alasan itulah Bappeda Kabupaten Kutai Timur seperti dijelaskan Marhadin berinisiatif dan memohon restu bapak Bupati Kabupaten Kutai Timur untuk melaksanakan Capacity Building bagi perencanaan daerah Kabupaten Kutai Timur. Kegiatan Capacity Building daerah diikuti 154 orang yang terdiri dari 45 Perangkat Daerah. ” Kita punya 57 Perangkat Daerah (PD). Tapi yang bisa ikut 45 PD, karena berbagai halangan seperti sakit dan sebagainya,” jelas Marhadin, saat melaporkan kegiatan pembukaan yang digelar di Hotel Savoy Homann, Senin (12/9/2022) malam.

Marhadin menambahkan, kegiatan ini akan diisi oleh beberapa narasumber penting dari Lembaga Peningkatan Kapasitas Pemerintah Daerah (LPKPD) serta Mendagri.

Sedangkan, perwakilan dari Lembaga Bimtek LPKPD Ilma Nur Solihan menyebutkan terkait SIPD ini merupakan program pusat yang harus dijalankan.

“Sebagai lembaga peningkatan kapasitas, kami beberapa kali bekerja sama dengan pemerintah daerah. Kali ini kami bersama Pemkab Kutim, kami diberikan amanah melaksanakan bimtek untuk menjalankan peraturan yang memang diperuntukkan untuk daerah. Program ini fokusnya menjalankan SIPD di daerah. sesuai dengan visi misi yang pelaksanaannya harus sesuai target,” terangnya.

Sementara itu, Bupati Ardiansyah Sulaiman menuturkan, kegiatan itu adalah kegiatan yang penting untuk meningkan SDM ASN di lingkungan Pemkab Kutim. Dalam mengikuti kegiatan peningkatan kapasitas tersebut, sambung Ardiansyah peserta harus menempuh perjalanan yang luar biasa.

“Sehingga hasilnya pun wajib luar biasa. Apalagi temanya adalah capacity building this is the world of English capacity kemampuan kekuatan membangun. Maknanya adalah membangun kekuatan,” ucap Ardiansyah yang hadir turut didamping isterinya Ny Siti Robiah Ardiansyah Sulaiman.

Dan tak kalah penting ilmu yang disampaikan oleh para narasumbernya terkait dengan aturan-aturan pemerintah terkait dengan SIPD (Sistem Informasi Pembangan Daerah).

” Sebab, berubah-berubahnya peraturan pemerintah menuntut peserta harus mampu memahami secara sempurna terkait aturan tersebut. Karena apabila ada kekeliruan. sedikit saja, maka bisa menyebabkan terkena persoalan sanksi dan sebagainya,’

Bupati Ardiansyah juga meminta kepada peserta agar dapat mengikuti kegiatan dengan sungguh dan memahaminya. Sehingga hasil dari capacity building ini bisa bermanfaat dalam pembangunan Kutim.

Sekedar informasi dalam acara Capacity Building Turut hadir mendampingi Bupati, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kutim Rizali Hadi, Kepala Bappeda Noviari Noor, Kepala BPKAD Teddy Febrian, Kepal Dinas Koprasi dan UKM Darsafani, Kepala DPM-PTSP Teguh Budi Santoso, Kepala Dinas PU Muhir, Sekretaris Diskominfo dan Perstik Kutim Ronny Bonar Siburian dan undangan lainnya. (Hs.Foto.Diskominfoperstik Kutim)