Korsel,GPriority.com-Menteri PUPR Basuki Hadimuljono meninjau implementasi sejumlah Kota Cerdas (Smart City) di Korea Selatan yang dapat diterapkan dalam pengembangan IKN Nusantara.
Lokasi pertama yang dikunjungi adalah Kota Khusus Otonom Sejong dan secara de facto merupakan Ibu Kota Administratif Korsel. Kota ini menjadi model baru desentralisasi sesuai dengan era demokrasi untuk meningkatkan standar hidup masyarakat dengan konsep Kota Cerdas yang mengintegrasikan teknologi pada semua aspek kehidupan.
Menteri Basuki juga meninjau Kota Busan. Filosofi pembangunan Busan Eco Delta Smart City adalah menjadikan sebuah kota global, yang inovatif dan berkembang di mana alam, manusia, dan teknologi bertemu untuk kemajuan masa depan.
Lokasi selanjutnya yang dikunjungi adalah pengembangan Kota Hijau Songsan yang merupakan pusat kota baru di wilayah Namyang-eup dan Songsan-myeon di Hwaseong, Gyeonggi-do, Korsel yang ditargetkan selesai pada tahun 2022.
Menteri Basuki juga melihat langsung Kota Baru Song-Do yang merupakan Distrik Bisnis Internasional di Korsel.
Songdo dirancang sebagai kota ramah pejalan kaki, emisi 70% lebih rendah, dan ruang hijau 40%.
Terakhir Menteri Basuki meninjau tinjauan ke Instalasi Pemurnian Air (IPA) atau Water Purification Plant di Hwaseong.
Instalasi Pemurnian Air di Hwaseong merupakan unit produksi pengolahan air pertama yang dikelola secara pintar untuk sistem penyediaan air minum kota metropolitan. Sistem produksi pemurnian air ini dikelola secara hemat biaya dan rendah karbon. Proses pengolahan air dioperasikan secara otomatis dengan menerapkan sistem operasi otonom di mana sistem ini dapat memprediksi dan mengontrol penggunaan daya secara real time.
IPA Hwaseong dikelola menggunakan artificial intelligent (AI) dengan empat langkah. Langkah pertama, pengumpulan data dan analisis dalam waktu 3 tahun terakhir.
