Resmi Naik 11 September, Pengemudi Ojol Ucapkan Terima Kasih Kepada Pemerintah

Jakarta,GPriority.com-Imbas kenaikan harga BBM membuat pengemudi ojek online (ojol) mengeluh. Karena tarif yang dikeluarkan pada saat ini tidak sebanding dengan pengeluaran.

Keluhan mereka pun didengar pemerintah dalam hal ini Kementerian Perhubungan.Direktur Jendral Perhubungan Darat Kemenhub Hendro Sugiatno, dalam konferensi pers beberapa waktu lalu mengatakan per-11 September 2022, tarif ojol naik. Kenaikan tarif sudah ditandatangani oleh Kemenhub pada 7 September 2022.

Tarif ojol disusun berdasarkan dua komponen. Salah satunya terkait biaya pengemudi atau tarif langsung dan tarif tidak langsung (biaya sewa aplikasi). Selain itu kenaikan juga terjadi pada tarif langsung namun untuk tarif tidak langsung diturunkan.

Adapun kenaikan tarif yang dimaksud Kemenhub; Kenaikan tarif batas bawah Rp 1.850 per km naik menjadi Rp 2.000 per km atau ada kenaikan 8% Batas atas dari Rp 2.300 per km jadi Rp 2.500 per km atau naik 8,7%

Batas bawah naik dari Rp 2250 per km menjadi Rp 2.550 per km atau naik 13%. Batas atas naik dari Rp 2.650 per km menjadi Rp 2.800 per km atau naik 8%.

Batas bawah naik dari Rp 2.100 per km menjadi Rp 2,300 per km atau naik 9%. Batas atas naik dari Rp 2.600 per km menjadi Rp 2.750 per km atau naik 5,7. Sedangkan batas aplikasi diturunkan dari sebelumnya 20% menjadi 15% dengan kebijakan baru ini.

Mendengar hal ini Aef, pengemudi Gojek asal Cisauk mengaku merasa senang karena beban berat yang menimpanya terkait BBM naik sudah teratasi. Kini dirinya bisa fokus mencari nafkah untuk istrinya yang tengah mengandung.

Rohmat pengemudi Grab asal Kedoya,Jakarta senang dengan keputusan ini, meskipun dirinya yakin jika penumpang akan semakin berkurang. Mengingat kenaikan ini berimbas kepada kondisi keuangan mereka.

Mery salah seorang Gojek Wanita asal Jakarta Pusat mengaku senang dan prihatin. ” Senangnya karena kita tidak gali lobang tutup lobang. Prihatin karena yang naik ojek kita akan makin berkurang. Dan pastinya lebih memilih naik angkot,” tutup Mery.(Hs.Foto.Hs)