Pemprov Banten: UEP dan Bansos untuk Tingkatkan Daya Beli Masyarakat

Karawaci,GPriority.com-Bertempat di GOR Balai Rakyat, Kelurahan Karawaci Baru. Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, Pemprov Banten, Sabtu, (17/12/2022) menyalurkan Bantuan Usaha Ekonomi Produktif (UEP) dan Bantuan Sosial (Bansos).

Menurut PJ Gubernur Banten Al Muktabar, inflasi harus disikapi dengan adanya aktivitas perekonomian yang baik. Ia juga menekankan tidak boleh ada angka terlalu tinggi ataupun terlalu rendah.

“Jadi jika terlalu rendah berarti ada hal yang tidak berjalan seimbang. Maka dari itu kita perlu cari titik keseimbangan itu,” ungkapnya.

Al Muktabar berharap, melalui penyaluran Bantuan UEP ini masyarakat dan Pemerintah mampu berkolaborasi dalam pengendalian inflasi.

“Kita berharap ini bagian dari Pemerintah hadir dalam meringankan apa yang sedang dihadapi masyarakat,” jelasnya.

“Kalau kegiatan ini terus bergulir, maka daya beli masyarakat akan meningkat kemudian inflasi juga bisa dikendalikan,” lanjutnya.

Sementara itu, kepala Dinas Sosial Provinsi Banten Nurhana mengatakan, penyaluran Bantuan UEP dan Bansos merupakan upaya dalam pengendalian inflasi yang sudah memasuki kegiatan ke – 7 di Provinsi Banten.

Melalui APBD Provinsi Banten sebesar Rp 6,8 miliar, sebanyak 2.720 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang dinyatakan layak menerima Bantuan UEP. KPM terbanyak ada di Kota Tangerang dengan jumlah 650 KPM.

“Alhamdulillah kita sudah berkeliling untuk menyapa warga penerima Bantuan UEP dan Bansos. Ini sebagai bukti bahwa Pemerintah memiliki perhatian luar biasa terhadap pengentasan kemiskinan terutama dalam pengendalian inflasi di akhir tahun ini,” jelas Nurhana.

Nurbaya berharap dengan disalurkannya bantuan ini masyarakat mampu memanfaatkannya dengan bijak sesuai dengan kebutuhan yang diajukan.

Sekedar informasi selain menyalurkan Bantuan UEP, Pemerintah Provinsi Banten juga memberikan bantuan lainnya melalui Organisasi Perangkat Daerah (OPD) seperti , DP3A2B, Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang), Dinas Pariwisata, Dinas Kelautan dan lain sebagainya. Tujuannya untuk pengendalian inflasi.(hs.foto.diskominfo Banten)