Kominfo Dorong Presidensi G20 Indonesia Pacu Hilirisasi Ekonomi Digital

Jakarta,GPriority.com-Mengingat sifat isu digital yang strategis, dinamis, dan multisektoral, Sekretaris Jenderal Kementerian Kominfo, Mira Tayyiba dalam Media Briefing ITF DEWG dengan tema ‘Membangun Sinergi Ekosistem Digital untuk Percepatan Pemulihan Ekonomi Global Pascapandemi’ yang berlangsung secara Hybrid dari Kantor Kementerian Kominfo, Jakarta Pusat, Jumat (19/08/2022) mengatakan, bahwa keterlibatan semua pihak dari berbagai sektor sangatlah diperlukan, baik dalam akselerasi transformasi digital maupun penyelenggaraan G20 DEWG.

“Kami dari awal sangat menyadari bahwa G20 ini panggung kita bersama. Bukan saja pemerintah, kami juga mengajak industri dan bahkan UMKM lokal untuk turut serta dalam berbagai rangkaian kegiatan G20 DEWG,” tuturnya.

Menurut Sekjen Kementerian Kominfo, pembahasan dalam DEWG akan menjadi pondasi pembahasan isu transformasi digital dalam Presidensi G20 Indonesia.

“Nah, jadi kami melihat hilirisasi pemanfaatan digital itu dilakukan di banyak sektor. DEWG mengambil posisi sebagai pondasinya. Pondasinya itu apa? Hard infrastructure yang berupa konektivitas digital karena kita tidak bisa bicara digital ini dan digital itu tanpa adanya konektivitas, Apabila infrastrukturnya ada, namun tidak bisa dimanfaatkan secara produktif, maka tidak ada nilai tambahnya. Oleh karena itu, soft infrastructure atau kualitas talenta dan sumber daya manusia digital juga harus diperkuat,” tegasnya.

Selanjutnya, yang menjadi fokus Indonesia berkaitan dengan tata kelola data. “Karena pada akhirnya data itu yang kemudian mengalir hilir-mudik dalam berbagai aktivitas digital yang dilakukan oleh masyarakat. Jika diibaratkan sebagai pipa, konektivitas digital itu adalah pipanya lalu SDM digital yang berkualitas adalah pihak yang memanfaatkan pipa tersebut. Lalu dalam pipa tersebut, data lah yang mengalir di dalam-nya. Ini lah yang kemudian menjadi dasar ketiga isu prioritas yang diangkat dalam G20 DEWG selama masa Presidensi G20 Indonesia,” jelas Sekjen Mira Tayyiba.

Presidensi G20 Indonesia membawa tema “Recover Together, Recover Stronger” dengan tiga isu utama, yakni Arsitektur Kesehatan Global, Transformasi Berbasis Digital, dan Transisi Energi. Sementara dalam G20 DEWG yang secara khusus membawahi isu-isu digital mengambil tiga isu prioritas, yaitu Connectivity and Post Covid-19 Recovery, kemudian Digital Literacy and Digital Skills, serta Data Free-Flow with Trust and Cross Border Data Flow.(Hs.Foto.Humas Kominfo)