Kapolda Maluku : Himbau Warga Ohoidertutu dan Ohoiren Bangun Kedamaian

Maluku,GPriority.com-Kapolda Maluku menyampaikan bahwa peristiwa konflik Ohoidertutu dan Ohoiren menjadi keprihatinan bersama, maka diharapkan kembali membangun kedamaian dan persatuan untuk memajukan Negeri ini khususnya di kedua Ohoi/desa tersebut, karena melihat dari perkembangan bahwa Daerah lain sudah mengurangi bahkan tidak ada lagi pertikaian dan dampaknya pembangunan sudah maju, berkembang serta kesejahteraa ekonomi lebih baik sehingga mari kita bangun Kedamaian di Maluku khususnya Kabupaten Maluku Tenggara.

Demikian disampaikan Kapolda Provinsi Maluku Irjen Pol. Lotharia Latif, SH.M.Hum saat melakukan pertemuan mencari solusi dan penghentian pertikaian yang berlangsung di Ohoidetutu dan Ohoi Ohoiren, Selasa, 26 Juli 2022.

Dalam pertemuan tersebut Kapolda Maluku berharap kejadian ini adalah kejadian pertama dan terakhir karena semua masih basudara, jangan menjadikan hidup dengan kekerasan. Diakui budaya/adat kita dan yang perlu dilestarikan adalah tradisi membangun dalam mensejahterakan masyarakat. Ungkapnya.”

Kapolda Provinsi Maluku Irjen Pol. Lotharia Latif, bahkan mempertanyakan dalam pertemuan itu bahwa apakah dalam kitab suci mengajarkan bolehkah membunuh orang dengan alasan apapaun itu tidak ada sama sekali.

Terkait dengan pertemuan di Ohoi Ohoiderutu yang mana Kepala Ohoi dan masyarakat menginginkan juga perdamaian dengan proses adat, maka Kapolda Provinsi Maluku Irjen Pol. Lotharia Latif, menyampaikan bahwa Proses Hukum Positif dan Proses Adat tetap berjalan yang semuanya untuk perdamaian dua kelompok masyarakat ini, bahwa semua keinginan tetap akan diselesaikan secara adat.

Di Ohoiren Pj. Kepala Ohoi Ohoiren Anderias Hanoatubun, menyatakan bahwa masyarakat Ohoiren bersedia untuk perdamaian untuk merajut tali persauadaraan/kekeluargaa, dalam laporannya juga disampaikan bahwa 21 Rumah Rusak Ringan dan Berat sehingga dimohon perhatian Pemerintah sekaligus jaminan keamanan karena saat ini para Wanita dan anak anak diungsikan pada Ohoi Ohoira dan Ohoi Wab.

Terkait laporan dan pernyataan Pj. Kepala Ohoi Ohoiren ini, maka Kapolda Provinsi Maluku Irjen Pol. Lotharia Latif, mengatakan bahwa semua proses segera dilakukan sehingga rasa aman dan damai terwujud sehingga masyarakat dapat beraktifitas.

Kapolda Provinsi Maluku Irjen Pol. Lotharia Latif, berterima kasih kepada Pemuka Agama, Perwakilan Masyarakat, Tokoh Pemuda dan masyarakat kedua Ohoi yang bersedia untuk perdamaian dan secara teknis menjadi tanggung jawab Pemerintah Daerah Maluku Tenggara.(#)