Jakarta,GPriority.com-Untuk menghindari perzinahan, Islam mewajibkan pria dan wanita yang sudah berusia di atas 17 tahun untuk menikah.
“Setelah menikah, boleh melakukan hubungan intim,” jelas Ustad Abdul Somad dalam sebuah ceramahnya di konten YouTube beberapa waktu yang lalu.
Namun untuk melakukan hubungan intim, Ustad Somad melarang dilakukan pada waktu-waktu tertentu. Menurut beliau hukumnya dosa. Berikut waktu yang tidak perbolehkan melakukan hubungan intim.
- Waktu Adzan
Menurut Ustad Abdul Somad, waktu adzan dilarang untuk melakukan hubungan intim. Menurut UAS, jika suami minta dilayani di waktu tersebut kemudian diiyakan oleh istrinya, maka akan menjadi dosa besar.
“Tidak ada ketaatan kepada makhluk kalau menyebabkan maksiat kepada Allah,” sebut Ustadz Abdul Somad.
- Saat Ihram
Waktu yang dilarang berhubungan seksual antara suami istri selanjutnya adalah ketika melaksanakan ibadah haji.
“Haji adalah beberapa bulan yang dimaklumi, barangsiapa yang menetapkan niatnya dalam bulan itu akan mengerjakan haji, maka tidak boleh rafats, berbuat fasik dan berbantah bantahan di dalam masa mengerjakan haji” (QS Al-Baqarah: 197).
- Siang Hari di Bulan Ramadhan
Berhubungan suami istri siang hari di bulan Ramadhan menjadi salah satu hal yang membatalkan puasa.
Allah berfirman: “Kemudian sempurnakanlah puasa itu sampai malam, janganlah kamu campuri mereka itu, sedang kamu beri’tikaf dalam masjid. Itulah larangan Allah, maka janganlah kamu mendekatinya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepada manusia, supaya mereka bertakwa” (QS Al-Baqarah: 287).
Itulah waktu-waktu yang dilarang untuk melakukan hubungan intim. Semoga bermanfaat. (Hs.Foto.dok.pribadi)
